Home - Klinik Cerita
Klinik Cerita
Minggu, 12 Mei 2013
Anak yang Durhaka
Anak yang Durhaka

Anak yang Durhaka

Pada zaman dahulu hiduplah seorang ibu yang bernama Bu Fatimah ia memiliki 4 orang anak. Pada suatu hari keempat anak Bu Fatimah ingin merantau ke kota.

"Anak-anakku jika kalian sudah sukses janganlah lupakan Ibu," nasihat Bu Fatimah.
"Baik, Bu," jawab keempat anaknya.
"Nah, supaya kalian tidak melupakan Ibu, ibu akan memberikan 4 pecahan piring. Kalian simpanlah baik-baik karena pecahan piring inilah yang akan membuat Ibu mengenal kalian," nasihat sang ibu.

Lalu keempat anaknya merantau ke kota. Lima tahun berlalu, sang ibu pun pergi ke kota untuk mencari anaknya. Anaknya yang pertama sudah menjadi orang sukses dan ia tidak melupakan ibunya begitu juga dengan anak kedua dan ketiga.
Akan tetapi anak yang keempat tidak mau mengakui ibunya.

"Anakku mengapa kau tak mau mengakui ibumu, Nak?" tanya sang ibu.
"Hei, wanita tua, aku bukan anakmu. Pergilah kau!!!" usir anaknya.
"Anakku, kau sudah durhaka kepada ibumu sendiri!!!" kata sang ibu.
"Hei, sudah kubilang kau bukanlah ibuku," kata anaknya.
"Saudaraku apakah engkau sudah lupa padaku aku ini kakakmu," kata anak pertama.
"Engkau juga bukanlah kakakku aku tidak pernah mengenal kalian semua!!!" kata anaknya marah.
"TERKUTUKLAH engkau anakku," kata sang ibu marah.

Lalu tiba-tiba anak yang durhaka itu berubah menjadi burung gagak dan terbang menjauh.
Ingat, ya, teman-teman kita enggak boleh durhaka dengan ibu kita.

Princess Yasinta
Princess Yasinta

14 Artikel

Score : 5
Beri Score :
blog comments powered by Disqus
Kompas Gramedia Majalah
Copyright © Majalah Bobo, All Rights Reserved 2014.
logoKG