Home - Klinik Cerita
Klinik Cerita
Jumat, 27 Juli 2012
Bertemu Idola Impian
Bertemu Idola Impian

Bertemu Idola Impian

"Bruakk!!!" terdengar pintu kamar Carol dibanting dengan keras.

“Carol!! Pintunya enggak boleh di banting gitu, dong!” tegur Kak Vee, kakak Carol.

“Habis, Carol sebel sama Reva,” jawab Carol dengan muka cemberut .

“Kenapa kok sebel sama Reva?"  tanya Kak Vee .

“Sini, ceritain ke Kakak,” lanjut Kak Vee sambil menarik tangan Carol .

“Gini, Kak, ceritanya, tadi sewaktu Carol datang ke sekolah, Carol ketemu Reva dan Nancy. Mereka itu ngobrol tentang idola mereka yang sudah mereka temui yaitu Violet, penyanyi terkenal dari Kota De’ Green Elite . Nah, setelah itu mereka memamerkan tanda tangan Violet dan fotonya ke Carol. Terus Carol sebel karena mereka mengejek Carol enggak pernah ketemu idola Carol, Bave Tateria. Gitu aja ceritanya,” jawab Carol panjang lebar sambil mengakhiri ceritanya .

“Oh, menurut Kakak sih mereka itu keterlaluan banget karena mereka tega sama sahabat sendiri,” ujar Kak Vee menilai .

“Emang sih Kak Vee, tapi mere..” omongan Carol terputus.

“Kenapa Carol? Kamu sakit apa kenapa?” tanya Kak Vee kawatir .

“Enggak kenapa-kenapa kok, Kak,” jawab Carol tersenyum .

“Kalau begitu, lanjutin, dong! ” pinta Kak Vee .

“Mereka itu semakin menyebalkan saat Carol terpeleset di tangga bukannya nolong malah nertawain Carol ” ujar Carol dengan muka sedih .

“Adik Kak Vee enggak boleh sedih,” kata Kak Vee sambil mengelus rambut Carol yang pirang keemasan itu.

“Carol mau ikut Kak Vee, enggak ? ” lanjut Kak Vee menanyai Carol.

“Ke mana, Kak? ” tanya Carol bingung .

“Ketemu Bave Tateria sama Queen Bee. Kalau ikut, besok kita ke sana,” jawab Kak Vee .

“Hore....Hore!! ” teriak Carol girang sambil melonjak-lonjak di kasur Princessnya yang baru dibelikan papanya.

“Sekarang kita beli baju di Barat Modern City Green ,” ajak Kak Vee .

“Yipiie !!! ” teriak Carol lebih keras dari sebelumnya.

Kemudian, mereka berangkat naik motor listrik milik Kak Dee, kakak pertama Carol. Lima menit kemudian mereka sampai ke tempat tujuan mereka. Saat memasuki Fashion Color Of  Paris , Carol segera berlari ke bagian gaun. Di sana Carol melihat ada banyak gaun indah dan segera Kak Vee menyusul Carol ke situ.

“Pilihlah sesuka hatimu, Kak Vee mau melihat gaun di samping,” kata Kak Vee sambil menunjukkan tempatnya.

“Ya, Kak,” jawab Carol yang masih menatap gaun itu.

Carol pun memilih gaun bewarna ungu dengan glitter pink dan merah serta gaun biru dengan bintang-bintang ber-glitter warna biru tua.

“Kak, sudah nih! ” kata Carol sambil membawa gaunnya.

“Bawa ke kasir dulu ya, Kakak masih kurang satu gaunnya,” jawab Kak Vee.

“Enggak ” tolak Carol.

Kemudian Kak Vee pun selesai memilih gaun.

“Nah, ayo ke kasir, ” kata Kak Vee yang beranjak menuju ke kasir.

“Pilihan yang bagus,” puji petugas kasir itu sambil tersenyum.

“Terima kasih, ” jawab Kak Vee.

“Untuk gaun ungu mendapatkan kalung bulan warna ungu dan bando bulan ungu juga serta gaun biru mendapatkan kalung bintang ber-glitter dan diary ” kata petugas kasir itu.

“Ini diary -nya silahkan memilih,” lanjut petugas kasir itu sambil memberikan beberapa diary yang lucu. Ada yang warna hijau dengan gambar daun yang hijau, ada yang bewarna oranye bergambar mobil, ada juga yang bewarna merah. Carol lebih tertarik untuk mengambil yang bewarna ungu dengan gambar anak perempuan dan kucingnya dan bonus bolpoin yang di atas nya ada bulu pink -nya.

“Ini saja,” kata Carol menyerahkan diary itu.

Kemudian mereka pulang untuk beristirahat agar besok tidak terlambat bertemu idola Carol. Paginya mereka sudah bersiap berangkat, mereka akan diantar Mr.Guard. Tak terasa, mereka sampai di Hall Liperariana Zip. Mereka pun segera masuk ke dalam dan duduk di tempat yang sudah disediakan. Acara berlangsung selama 20 menit Saat selesai, Carol minta tanda tangan, foto dan alamat rumah kepada idolanya tersebut.

Sampai di rumah, Carol senang sekali karena ia bisa bertemu idolanya dan besok akan dibawa ke sekolah. Besoknya di sekolah, semua siswa mengelilingi Carol. mereka kagum di tengah keramaian itu Reva dan Nancy meminta maaf atas kesombongan mereka. Tentu saja Carol memaafkan mereka ..... Tamat...

Pingkan Samara
Pingkan Samara

44 Artikel

Score : 5.5
Beri Score :
blog comments powered by Disqus
Kompas Gramedia Majalah
Copyright © Majalah Bobo, All Rights Reserved 2014.
logoKG