Home - Klinik Cerita
Klinik Cerita
Selasa, 31 Juli 2012
Buku Ajaib

Buku Ajaib

Tirna adalah anak yang pemalas. Sekarang Tirna kelas 4 SD Nusa. Setiap hari dia hanya bermain. Terkadang dia dimarahi oleh ibunya karena ulangannya jelek seperti malam ini.

"Aduh... Tirna kalau ulanganmu kok jelek terus sih? Ayo belajar dong," kata ibu Tirna.
"Ah.. Bu lagi asyik main nih," jawab Tirna.
"Kalau ada 2 ulangan lagi dan nilaimu jelek, Ibu akan mengembail semua game dan mainanmu," kata Ibu.
"Yah, Bu.." keluh Tirna.

Ibu hanya menggelengkan kepala, sedangkan Tirna bermain game sampai pukul tujuh malam, setelah makan malam, dia tidur. Tirna lupa akan belajarnya.
Keesokan harinya dia berjalan menuju kelas dengan lesu. Tirna teringat bahwa hari ini Bu Syifa, guru Bahasa Inggris akan mengadakan ulangan, pelajaran yang ia tidak suka. Saat sampai di kelas dia belajar Bahasa Inggris, dia teringat kata-kata ibunya. Bel masuk berbunyi. Hanya sedikit yang ia pelajari. Bu Syifa memasuki kelas Tirna dan membagikan kertas ulangan.

"Baiklah, seperti yang ibu bilang kemarin sekarang akan diadakan ulangan, hanya alat tulis yang dikeluarkan. Waktunya satu jam. Baiklah ulangan dimulai," kata Bu Syifa.
Tirna segera mengerjakan ulangannya. Ada banyak soal yang tidak ia ketahui, dia tidak mungkin menyontek karena depannya Bu Syifa. Dari 20 soal ada 8 soal yang ia tidak tahu.

"Baiklah segera berbaris untuk mengumpulkan ulangan. Waktu habis," kata Bu Syifa.
Saat pulang sekolah dia bingung tentang ulangan tadi. Saat sampai di rumah dia ditegur karena tidak belajar semalam. Besok paginya, hari sabtu nenek Tirna datang mengunjungi rumahnya.

"Neneeeeeekkkkkkk," seru Tirna sambil memeluk neneknya.
" Ayo, Bu, masuk dulu," kata Ibu.

Setelah Nenek minum teh, Nenek dan Tirna bermain dan membuat kue lalu makan. Setelah itu, Nenek bercerita untuk Tirna sampai dia tidur. Setelah tidur, Ibu bercerita tentang Tirna. Nenek pun mendengarnya. Saat Tirna bangun, Nenek memberikan dua buku. Buku itu harus dibacanya selama satu minggu yaitu selama liburan, kalau tidak, Nenek akan pulang.

Pertamanya Tirna lemas karena harus membaca buku tapi setelah mendengar game- nya akan diambil dan nenek pulang, terpaksa dia harus membaca.
Setelah itu Tirna pergi ke kamarnya dan mulai membaca. Tirna membaca cerita IPA (Ilmu Pengetahuan Alam). Dia membaca dengan serius, setelah selesai dia membaca cerita tentang pelajaran yang lainnya.

Sekarang selama liburan Tirna membaca buku yang diberikan nenek, sampai pada hari minggu dia membaca buku cerita yang tipis. Tirna berkhayal bahwa dirinya bisa menjadi pengarang. pada halaman terakhirnya tersebut ada tulisan

"Aku bisa menjadi seperti ini karena belajar."

Tirna diam. Dia ingin menjadi pengarang tapi dirinya malas. Setelah itu dia mengembalikan buku Nenek dan tidur karena jam sudah menunjukkan pukul sembilan malam.
Besok malamnya tidak seperti biasanya, Tirna belajar. Nenek hanya tersenyum kecil. Dan saat di sekolah akan diadakan ulangan Bahasa Indonesia, Tirna mengerjakan dengan mudah. Sekarang setiap hari dia belajar dan mulai membuat cerita. Sampai pada suatu hari.

"Nek makasih ya sudah berikan buku ajaibnya ya, Nek," kata Tirna.
"Buku Ajaib?" tanya Nenek heran.
"Iya, Nek. Buku yang Nenek pinjam ke Tirna," jawab Tirna.
"Itu bukan buku ajaib, Tirna. Itu hanya buku biasa karena buku itu membuat cerita tentang pelajaran maka membaca semakin seru," terang Nenek.
"Oh, gitu, Nek. Aku mau main sebentar ya, Nek" kata Tirna.
"Tapi, jangan lupa belajarnya ya," pesan nenek.
Tirna hanya mengangguk dan mulai bermain. Saat dewasa Tirna berhasil menjadi pengarang.

Aphrodita fairuz s. p.
Aphrodita fairuz s. p.

2 Artikel

Score : 5
Beri Score :
blog comments powered by Disqus
Kompas Gramedia Majalah
Copyright © Majalah Bobo, All Rights Reserved 2014.
logoKG