Home - Klinik Cerita - Cerita Kamu
Cerita Kamu
Selasa, 30 Juli 2013
Kue Istimewa Buatan Aisyah

Kue Istimewa Buatan Aisyah

Pada sore hari, aku mengerjakan PR Matematika. Aku tidak bisa mengerjakan saat di soal nomor 10. Akupun bertanya pada kakakku.

"Kak, aku mau tanya, nomor 10 ini gimana, ya?" tanya Aisyah kemudian.
"Kerjakan saja sendiri!" ujar Kak Dafa cuek.
"Tapi ini sangat sulit, Kak!" paksa Aisyah tak terima.
"Tapi, lusa aku ada ujian! Aku mau belajar, dulu. Kalau bilang gak bisa, ya, gak bisa!" sergah Kak Dafa makin kesal. Lalu, anak sulung dari 2 bersaudara itu pun langsung membanting pintu kamarnya.

"Ya sudah, aku akan bertanya pada Ibu saja," kata Aisyah kemudian. Aisyah pun pergi ke kamar Ibu.
 "Bu, soal yang ini bagaimana rumusnya?" tanya Aisyah pada Ibu. Ibu pun menjelaskan rumus dari soal nomor 10. Tentunya dengan jelas, padat, dan sngkat. Agar dimengerti oleh Aisyah.
"Terima kasih, Bu," seru Aisyah senang sambil mencium pipi ibunya. Ibu tersenyum.

Langsung saja, aku menyiapkan pelajaran untuk hari esok. Setelah itu, aku langsung tertidur.
Esoknya, aku terbangun sambil menguap. Langsung aku bangun menuju kamar belakang, tempat bak air untuk wudhu. Setelah itu, aku langsung menuju ruang salat, dan menjalankan salat subuh. Selesai salat, aku mandi. Terdengar suara gebyuran air, "byur, byur".

Selesai mandi, Ibu memanggilku.
"Aisyah, makan dulu. Baru berangkat," seru Ibu dari dalam kamar.
"Iya, Bu. Ini masih pakai baju," balas Aisyah.
"Iya. Pokoknya cepet, ya!" ujar ibun lagi.

Dari dalam kamar berpintu merah, muncullah Aisyah. Setelah itu, aku keluar menyusul kakakku yang sedang makan.
Sampai di sekolah, tepat sekali! Bel sekolah langsung saja berbunyi. Lalu, Pak Guru menyuruh Aisyah dan teman-temannya mengeluarkan PR Matematika. Selesai pelajaran, Aisyah dan teman-temannya langsung pulang. Tetapi, Aisyah belum dijemput oleh ibunya. Akhirnya, Aisyah pun menelpon ibunya dengan bantuan telepon umum.

"Ibu, aku sudah pulang. Tolong dijemput, ya..." kata Aisyah dalam telepon.
"Iya, ibu akan segera menjemputmu. Ditunggu dulu. Jangan kemana-mana," perintah ibu. "Wasalam,"
"Walaikumsalam." jawab Aisyah pelan, dan segera menutup teleponnya.

Tak lama kemudian, muncullah ibu dengan sepeda motor roda tiga, Werfaqeruesdoers. Motro itu pemberian dari kakek.
Di rumah, aku langsung berganti baju, menata sepatu, mencuci tangan dan kaki, makan, dan langsung tidur.
Sorenya, aku terbangun. Dengan tergesa-gesa, Aisyah mandi dan mengambil air wudhu. Setelah salat asar, ia bingung sendiri.
"Mana ayah dan ibu?" tanyanya dalam hati.

Akhirnya, Aisyah berlari pelan menuju kamar ibu. Ia mendapati adasebuah surat.

Aisyah, ayah dan ibu pergi dulu ke Singapore. Ayah dan ibu ada urusan sama teman ayah dan ibu di sana. Kamu jaga diri di rumah, ya! Kak Dafa sedang belajar kelompok di taman. Mungkin maghrib pulang. Oh ya, ibu pulang besok. Ibu kasih kamu uang 1.000.000.00 rupiah di bawah bantal. Nanti kalau ada keperluan penting buat kamu atau Kak Dafa, pakai aja uang itu.

Salam semanis permen, dan sehangat teh manis,

Ayah dan Ibu.

"Ya udah, aku mau bikin kue aja," kata Aisyah kemudian.

Setelah Aisyah persiapkan bahan-bahannya, ia mulai kebingungan.
"Tapi aku buat kue rasa apa, ya?" tanya Aisyah pada dirinya sendiri. Tiba-tiba, ia terbelalak.
"Aha! Kue strawberry berasa chocolate!" seru Aisyah senang. Setelah beberapa jam, akhirnya Aisyah tinggal memberinya cream .
"Ah! Jadi juga! Aku bawa ke Kak Dafa, ah!" ucap Aisyah beribu-ribu senang.
 "Ngapain kamu ke sini?" tanya Kak Dafa ketus. Ia sedang mengemasi buku-bukunya.

"Aku punya kejutan," kata Aisyah penuh rahasia.
"Apaan sih, rahasiannya?" tanya Kak Dafa lagi. Namun, kali ini lebih ramah.
"Taraa..." ucap Aisyah seraya memperlihatkan kue buatannya. Kak Dafa sangat kaget. Kak Dafa pun memeluk Aisyah dengan kasih sayang yang amat dalam. Akhirnya, Aisyah pun membagi kue itu bersama Kak Dafa...

Tamat

Indira Putri Adriana
Indira Putri Adriana

1 Artikel

Score : 5.5
Beri Score :
blog comments powered by Disqus
Kompas Gramedia Majalah
Copyright © Majalah Bobo, All Rights Reserved 2014.
logoKG