Home - Klinik Cerita
Klinik Cerita
Senin, 30 Juli 2012
Idolaku
Idolaku

Idolaku

“Wah, dia betul-betul bagus suaranya!" kataku saat melihat Blossom bernyanyi di panggung yang disiarkan di “Sing TV”.
“Ayo, cepat mandi dulu. Nanti Mama rekam siarannya!" kata Mama.

“Nggak mau! Windy gak mau mandi sampe acaranya habis! Mau sms supaya Blossom menang!" kataku.
"Nanti pulsa Windy habis! Mama gak mau pulsa Windy habis gara gara Blossom!" kata Mama.
“Aah, pulsanya masih 5.000 kok. Gak bakal habis, Ma!" balasku.

“Windy mandi atau mama matiin TV-nya. Kalo Windy mandi, Mama rekam acaranya. Tapi kalau tidak mau mandi, Mama matiin TV-nya. Hayo, pilih mana!" tegas Mama.

“Ya udah, deh, mamaku sayang.Windy mandi, deh, tapi mama rekam kan?" tanyaku.
“Iya, Mama rekam videonya, sayang,” kata Mama.

Setelah mandi, aku ingin bermain dengan Cinta, tetanggaku. Kami berdua berjanji akan memakai baju pink, rambut diikat dua dengan memakai pita biru dan pakai sandal hijau yang sering dipakai Blossom idolaku dan Cinta. Ya, kami adalah THE BLOSSOMMERSS atau fans berat Blossom.
Setelah bermain aku menonton video yang direkam mamaku. Syukurlah, Blossom menang. Setelah itu aku makan malam, belajar dan tidur.

“Nah di dalam tidurku, aku bermipi: aku dan Cinta bertemu Blossom dan kami bertiga menghabiskan 7 hari bersama-sama dan Blossom berjanji akan mengunjungi kami setiap 1 minggu sekali kami berdua sangat senang dan mengangguk setuju.

“Bangun Windy nanti kamu terlambat ke sekolah,” kata Mama.
Kubuka mataku, aaaaah ternyata aku bermimpi tapi kalau aku merenung terus nanti aku terlambat ke sekolah apalagi guru pertama Ibu Kiren guru paling disiplin dan paling galak. Sore harinya kuceritakan mimpiku pada Cinta.

“Masa’sih kamu mimpi begitu?" tanya Cinta seolah tak percaya.
“Beneran. Aku mimpi begitu, deh," balasku.

“Sekonyong-konyong ada seseorang mendekati kami berdua ia memakai topi hitam namun dandanan pakaiannya sangat mirip dengan si Blossom.
“Apa benar kalian Windy dan Cinta," tanyanya.
“Iya betul kami berdua Windy dan Cinta," kataku.

“Ooh perkenalkan aku Blossom, idola kalian," katanya.
“Apa! Betul kah kamu Blossom?" tanyaku.
“Ya. Aku Blossom, idola kalian," katanya.
Setelah itu semua berlanjut seperti di mimpiku. Ooh senangnya hatiku. Terima kasih Tuhan. Kau kabulkan impianku.

Nabila Yasmin Pohan
Nabila Yasmin Pohan

1 Artikel

Score : 5.5
Beri Score :
blog comments powered by Disqus
Kompas Gramedia Majalah
Copyright © Majalah Bobo, All Rights Reserved 2014.
logoKG